The True World…

Kata orang dunia kerja adalah “dunia” yang sebenarnya. Dimana rasa malu, gengsi, dan takut sudah tidak ada lagi. Dunia dimana orang-orang nya penuh ambisi untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Mereka mengalahkan rasa malu, gengsi, dan takut untuk tetap bertahan dipekerjaan mereka. Bukan hanya itu saja, para pekerja melakukan hal-hal yang tidak kurang baik, seperti curang, cari muka yang berlebihan, dan menipu, untuk mempertahankan perkerjaan mereka.

“Dunia yang sebenarnya” juga bisa diartikan sebagai dunia yang menyuguhkan kekejaman yang belum pernah kita hadapi selama kita hidup. Itulah dunia yang sebenarnya yang harus kita hadapi. Benar-benar berlakulah hukum rimba “siapa kuat, dia yang menang”. Saling menjelekan dan menghina dibelakang punggung orang lain sudah menjadi hal yang biasa terjadi didunia kerja. Mereka lakukan apapun agar bisnis atau pekerjaannya tetap berjalan.

Ada ilustrasi menarik yang pernah aku dengar tentang meningkatkan bisnis/pekerjaan seseorang. Ceritanya seperti ini, ada seorang petani perkebunan jagung yang sangat sukses pada zamannya. Dia setiap hari, selain pergi ke kebun untuk merawat jagung nya sendiri, dia juga pergi ke kebun-kebun sebelah perkebunanannya untuk membagi-bagikan benih dan pupuk yang dia pakai juga untuk merawat kebunnya. Bapak ini memberikan benih dan pupuk yang sama baiknya dengan yang dia pakai. Tapi anehnya, hanya petani ini yang selalu menghasilkan jagung berkualitas tinggi. Petani-petani yang lain tidak mendapatkan hasil yang sama dengan petani tersebut. Ketika diwawancarai oleh seorang reporter, petani tersebut menjelaskan bagaimana dia bisa mendapatkan jagung yang berkualitas tinggi. Benih yang dia berikan kepada petani kebun sebelahnya memberikan hasil yang baik pada jagung petani sebelah kebun nya. Ketika angin bertiup, sari-sari yang baik tersebut terbawa angin dan menebarkan pula ke kebun petani yang baik hati tersebut. Sehingga kebun petani tersebut selalu mendapatkan sari-sari yang baik dari kebun tetangga-tetangganya. Dia berkata “kalau petani yang lain memiliki kualitas benih dan pupuk yang jelek, maka kebunku akan mendapatkan sari-sari yang jelek. Hal tersebut dapat mengakibatkan jagung milik saya juga jelek”. Maka berikanlah selalu yang terbaik untuk membantu pekerjaan orang lain. Karena hal tersebut akan membantu kita untuk mendapatkan yang paling baik (the best).

Ayo berlomba melakukan kebaikan… bukan berlomba untuk menjatuhkan… !

2 thoughts on “The True World…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s