kisah seekor unta dan jarum

Pasti udah sering denger cerita tentang orang kaya yang datang ke Yesus untuk bertanya, apakah dia berhak masuk surga ?

Yup… Orang kaya yang di mark 10:17-26..

Kenapa orang itu mendatangi Yesus? Karena dia menyadari hanya Yesus yang tau bagaimana caranya untuk mendapatkan hidup yang kekal.

Setiap org pasti ingin menerima hidup kekal, termasuk orang kaya tersebut.

Ketika Yesus menyuruhnya mematuhi hukum taurat, dia menjawab bahwa dia sudah melakukan semuanya sejak masih remaja.

Maka Yesus bilang, cuma 1 hal lagi yg belum dia lakukan, memberikan semua yang iya punya untuk kepentingan org lain.

Mendengar jawaban tersebut,si orang kaya langsung murung n pergi…

Makanya Yesus bilang di mark 10:25 klo orang yang kaya susah menerima hidup yang kekal dari pada seekor unta untuk masuk ke lubang jarum.

Maksudnya apa?

Awalnya ɑкů berpikir klo Yesus lagi bahas kekakayan/materi yang dimiliki seseorang akan membatasi dia untuk berbagi dengan sesama..

Ternyata setelah ɑкů renungkan, Yesus bukan cuma mau membahas tentang kekayaan seperti itu aja.

Versi The Message menjelaskan di ayat 25, orang kaya sebagai orang yang mempunyai segalanya (have it all).. Punya segalanya berarti SEGALAnya..

Orang yang kaya rata2 memiliki: harta (sooo pasteeee), jabatan, pamor, kuasa dan pendidikan.

Orang-orang yang seperti ini harus berhati-hati, karena sulit untuk menerima kebenaran yang di luar dari akal manusia.

Mereka yang memiliki pengetahuan tinggi tapi kalau tidak memiliki hati yang mau diajar (hati hamba) akan sulit menerima kebenaran.

Sedangkan onta, Yesus bisa dengan mudah membuat onta tsb masuk lewatin lubang jarum..

Karna apa?

Karena onta hanyalah onta.. Bukan manusia yang punya segala macam pertimbangan n pemikiran (malu, gengsi, bebal, dll)

Tuhan lebih mudah melakukan mujizat dengan seekor onta dr pd dengan seorang manusia yang tidak memiliki hati hamba..

Jgn sampai kekayaan pengetahuan, materi, sosial, dll membuat qta tidak memiliki hati hamba.

Hati hamba maksudnya apa?

1. Taat yang langsung.. Disuru lakukan, ya lakukan.. Jgn ditunda2..
2. Ga pilih2 kerjaan/pelayanan
3. Tidak meminta hak untuk dilayani, semua berkat adalah kasih karunia.. Bukan karena perbuatan baik kita..

Widih serem bgt pount no 3…? Tenang aja boy.. Tuhan qta baik bgt, dia ga akan pernah izinin qta kekurangan.. Coz selain hamba, status qta jg anak Allah cuy..

Jadi sebenernya qta hamba apa anak?

2-2nya dunkz…

Hamba adalah status qta ketika melayani.
Tapi status anak diberikan kepada qta adalah untuk mengatasi maut dan kawan2nya.

Kita diberi kuasa untuk menjadi anak2 Allah untuk mengusir setan, menyembuhkan, membangkitkan orang mati, dan sejenisnya..

Anak itu bukan cuma dpt warisan dr orang tua nya, tapi jg kuasanya..

3 thoughts on “kisah seekor unta dan jarum

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s